You are currently viewing 7 Tips Memotret di Bawah Sinar Matahari Langsung ?

7 Tips Memotret di Bawah Sinar Matahari Langsung ?

  • Post category:Fotografi
  • Post comments:0 Comments
  • Reading time:5 mins read
  • Post last modified:August 8, 2021

Bagi para fotografer pemula atau bahkan yang sudah profesional, sinar matahari langsung saat memotret adalah sesuatu yang harus dihindari.

Salah satu tips fotografi yang mungkin akan diberikan oleh fotografer tentang bagaimana cara memotret di bawah sinar matahari langsung adalah….jangan.

Karena memang memotret dibawah sinar matahari langsung akan menimbulkan beberapa masalah seperti kontras yang terlalu tinggi, warna yang terlalu jenuh, bayangan yang terlalu kuat.

Namun mungkin ada saat-saatnya Anda tidak dapat menghindari dan perlu memotret di bawah cahaya matahari langsung yang terang dan menyilaukan. Keluarga Anda sedang berada di pantai, atau momen dimana Anda ingin memotret suatu objek yang kebetulan berada dibawah sinar matahari langsung, terik dan silau adalah salah satu contoh kondisi yang dihadapi, lantas apakah boleh memotret dengan kondisi sinar matahari langsung seperti ini?

Bagaimana Anda akan melakukannya? Berikut adalah beberapa tips untuk mengambil foto yang bagus di bawah sinar matahari langsung, dan akan kami mulai dari yang sederhana terlebih dahulu.

Membuat Bayangan Anda Sendiri

Jika sinar matahari langsung tidak dapat dihindari ketika Anda memotret, Anda bisa membuat bayangan sendiri atau penghalang agar cahar sinar matahari dapat berkurang. Anda dapat menggunakan karton, payung, daun atau apa saja yang dapat menghalangi intensitas cahaya matahari dan membuat bayangan objek foto Anda.

Pindah Posisi Motret

Jika Anda tidak dapat memindahkan objek foto Anda, mungkin Anda dapat memindahkan diri Anda sendiri agar dapat mengambil foto yang lebih baik. Mengubah posisi Anda akan memungkinkan Anda untuk mengubah sudut di mana cahaya mengenai objek Anda. Ini juga dapat memungkinkan Anda untuk mendapatkan foto yang lebih baik dengan menghadirkan objek Anda dalam perspektif atau sudut foto yang lain. Misalnya, daripada memaksakan memotret objek secara langsung, Anda bisa berjongkok lebih rendah dan menembak ke atas. Atau Anda bisa menemukan dudukan yang tinggi dan naik keatasnya dan memotret dari atas. Intinya, Anda dapat bergerak di sekitar subjek dan mencoba memotret pada sudut yang berbeda.

Menunggu Matahari Sedikit Terbenam

Terkadang, hanya menunggu matahari terbenam sedikit akan membuat bidikan Anda menjadi luar biasa. Inilah sebabnya mengapa foto yang diambil saat matahari terbenam atau matahari terbit sangat bagus. Anda tidak hanya akan terhindar dari sinar matahari yang datang langsung dari atas kepala, Anda juga bisa mendapatkan warna foto yang lebih baik. Jika ada awan di atas kepala, mungkin Anda ingin menunggu sedikit lagi agar awannya lebih menutup sinar mataharim atau Anda bisa sesegera mungkin mengambil foto.

Gunakan Flash

Di saat terik matahari, atau sinar matahari menyinari langsung objek foto, mungkin sebagian orang akan berpikir bahwa penggunaan flash saat memotret tidak perlu digunakan. Mungkin Anda pernah melihat di layar kamera Anda bahwa objek foto di viewfinder Anda terlihat gelap. Ini bisa diakibatkan oleh sensor kamera Anda menganggap cahaya yang masuk cukup atau berlebih karena Anda berada di terik matahari dan membuat objek jadinya kurang terang.

Saat seperti ini Anda bisa menggunakan Flash agar kondisi kurang terang pada objek tidak terjadi. Jadi meskipun di siang hari dan teriknya sinar matahari bukan berarti flash tidak perlu digunakan. Dengan penggunaan yang tepat flash bisa melembutkan cahaya pada objek foto.

Kalau ternyata penggunaan flash pun tidak menjadikan objek Anda terlihat terang, Anda bisa menggunakan reflektor atau pemantul cahaya sehingga objek Anda dapat semakin terang

Gunakan Filter

Ada dua filter yang dapat membantu Anda menjinakkan sinar matahari langsung. Salah satunya adalah filter densitas netral (filter ND, banyak tersedia secara online), yang mengurangi jumlah cahaya yang masuk ke kamera Anda, dan yang lainnya adalah filter polarisasi (filter CPL), yang melakukan hal yang sama. Filter polarisasi juga dapat mengurangi pantulan dan membantu Anda memiliki kontrol lebih besar atas warna dalam foto Anda.

Atur Kamera Anda

Jika Anda sudah menggunakan filter pada kamera Anda, tetap perlu ada settingan yang dilakukan di dalamnya, dan ini dapat menentukan hasil foto Anda.

  1. Memang sebagian besar kamera ponsel menghasilkan foto dalam bentuk JPG. Jika kamera Anda menggunakan JPG, alihkan modenya untuk mengambil file JPG dan RAW karena Anda akan memiliki lebih banyak fleksibilitas dalam memproses gambar. File RAW memang lebih besar tetapi memotret dalam format RAW akan mempertahankan detail halus. Untuk melakukannya, unduh aplikasi kamera manual, seperti ProCam atau Halide untuk iOS atau Camera FV-5 atau Manual Camera untuk Android.
  2. Matikan Lampu Kilat. Jika memang perlu digunakan, perhatikan dulu kondisinya seperti yang telah disebutkan.
  3. Pasang Filter ND atau CPL
sinar matahari
Penggunaan Filter Polarisasi Gambar Sebelah Kanan – Wikipedia.org
NDFilter
ND Filter – Aliexpress.com
  1. Gunakan mode manual atau pro pada pengaturan kamera Anda. Jika Anda baru menggunakan mode ini, sekaranglah saatnya Anda mulai berlatih, jangan takut.
  2. Atur ISO ke 100 atau 200, posisi terendah, alasannya karena Anda akan memasukkan cahaya matahari dalam kamera Anda maka atur ISO rendah. Atur Shutter Speed mulai dengan kecepatan tertinggi yang dapat kamera Anda lakukan
  3. Jika Anda dapat mengatur f stop, coba dulu mulai dari f/8
  4. Jika Anda memiliki tripod, gunakan tripod Anda

Setelah Anda melakukan pengaturan tersebut, mulailah coba memotret objek dengan menghadap matahari, seperti pemandangan dan lainnya. Jika hasilnya masih dirasa kurang Anda bisa mengatur ISO, Exposure dan Shutter Speed. Perhatikan histogram Anda kalau kamera Anda dilengkapi dengan ini.

Perhatikan juga White Balance ketika Anda memotret dengan “menantang” sinar matahari. Meskipun hal ini bisa diedit paska produksi tapi ada baiknya Anda melakukannya saat mengambil foto sekaligus bereksperimen.

Hindari Foto Close Up

Memotret objek Anda dengan teknik Close Up mungkin akan menghasilkan masalah pada foto Anda. Bayangan akan terlalu jelas, pekat dan mengganggu, kecuali tujuan Anda memotret siluet,sebisa mungkin gunakan pengambilan dengan mode wide angle.

Kesimpulan

Dari penjabaran tersebut diatas, Anda dapat mengambil kesimpulan bahwa tidak seharusnya Anda memotret langsung ke sinar matahari karena selain dapat membutakan mata Anda secara fisik ini juga dapat merusak kamera Anda secara permanen. Selain itu, memotret matahari secara langsung hanya akan membuatnya terlihat kecil di foto kecuali jika Anda memperbesarnya dan menggunakan tele lensa yang telah dilengkapi dengan filter polarisasi dan filter densitas netral, tentu hal ini akan membutuhkan harga yang cukup mahal.

Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments